Fafavoice, catatan Fafa

Rumah Suar

Rumah Suar
Rumah Suar
Berbagai tidak harus berupa hal yang besar, yang bombastis atau viral. Berbagi bisa dimulai dari diri sendiri dari sesuatu yang bisa kita kerjakan dan tentunya bermanfaat untuk orang lain. Bahkan jika itu bermanfaat hanya untuk satu orang maka kusebut itu dengan berbagi, suatu kegiatan yang berarti. Sesederhana itulah berbagi.

Maka itulah yang aku lakukan dengan mendirikan rumah baca, rumah belajar, rumah mengaji bernama Rumah Suar. Segala yang bisa aku lakukan, kemampuan ataupun skill yang dibutuhkan masyarakat. Seperti mengaji, menulis, kalistung, mengerjakan PR, Matematika, Bahasa Inggris, Tematik dan Belajar metode Amtsilati.

Awal 2021, selama pandemi, beberapa anak-anak sekolah jarak jauh yang kesulitan memahami pelajaran sekolah datang ke rumah, sekadar ingin menyelesaikan tugas sekolahnya. Ada ibu rumah tangga dan mbah-mbah yang datang ingin mengaji Alquran atau teman yang ingin memahami ilmu nahu saraf (metode Amtsilati). Itulah awal mula percikan semangat belajar dan berbagi di Rumah Suar

Perpustakaan Rumah Suar

Mimpiku suatu saat nanti agar anak-anakku terbiasa untuk hidup berdampingan dengan buku membuatku selalu membeli buku setiap bulannya. Buku-buku itu pun terus bertambah, menumpuk di sudut kamar, di ruang tamu dan di rak-rak.

Heran rasanya ketika melihat anak-anak yang lebih semangat menghabiskan waktu dengan gawai dari pada aktifitas lainnya. Gawai itu sudah menjadi bagian dari masa kecilnya, gawai yang mereka genggam cenderung lebih sering mengakses konten hiburan. Dari situ muncullah keinginan baru saya agar mereka bisa dekat dengan buku. Buku-buku bagus dengan berbagai macam warna dan ukuran yang bisa mereka bolak-balik dengan jemari mereka. Buku-buku yang membuat mereka nyaman. Itulah awal dari Perpustakaan Suar. Tempat membaca buku bagi anak.

Di Rumah Suar ini terbuka lebar bagi siapapun yang ingin mengaji Alquran atau belajar Amtsilati. Bagi siapapun yang mengaji tidak boleh membayar, sebuah dialog yang panjang untuk meyakinkan mereka. Ya karena aku pikir hanya inilah satu-satunya amal yang bisa kubanggakan di hadapan Sang Maha Pencipta. Sedangkan untuk les dan belajar anak-anak biasa memberi 100.000 per bulan, untuk 12-20 pertemuan selama 60-90 menit.

Rumah menjelma Suar yang menuntun dan membantu anak-anak untuk berlabuh ke tujuan. Menerangi yang gelap agar tidak salah arah. Semoga anak-anak di rumah suar, mampu menjadi penerang bagi sekitarnya.

Dengan cara sesederhana ini, dari rumahku sendiri aku bisa berbagi dengan caraku sendiri. (Rumah Suar)

 

 

Metode Amtsilati

Literasi membaca buku dan Flash Card


Post a Comment

Terima kasih sudah membaca ^^