Fafavoice, catatan Fafa

Memancing Asyik Bersama Keluarga



Memancing mungkin terdengar membosankan, bukan suatu kegiatan yang akan dipilih generasi milenila ketika ditanya destinasi liburan favorit. Tidak ada pemandangan indah, aktifitas seru atau makanan lezat ketika memancing.

Seperti pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang sama halnya dengan memancing. Jika sudah pernah mencoba dan merasakan sensasi menangkap dan memasak ikan hasil jerih payah pasti ada sensasi puas tersendiri.

Di dekat rumhaku tepatnya di kawasan Kalangayar Sedati, ada belasan mungkin puluhan kolam pancing. Kalanganyar adalah tepian Sidoarjo yang dekat dengan laut, jadi mayoritas mata pencaharian warga kalanganyar adalah nelayan, penjual ikan, termasuk budidaya ikan tambak. Ikan tambak termasuk udang dan bandeng. Maka dari itu logo kota Sidoarjo adalah ikan bandeng dan udang. Setelah banyak berpergian, aku baru sadar betapa mudah menemukan ikan segar di kota kelahirannku. Selain kesegaran yang terjaga, rasanya yang enak, harganya sangat terjangkau di bandingkan di kota-kota lain di Indonesia. Jika kamu pergi ket pusat oleh-oleh di Sidoarjo, pasti kamu akan menjumpai berbagai olahan ikan bandeng dan udang, seperti terasi, krupuk, presto dan lainnya.


Kolam Pancing Bandeng Sumber Rezeki Kalang Anyar

Sejak aku kecil, bapak sering ngajakku memancing ke kolam pancing Kalang Anyar, mungkin karena aku anak pertama dan paling bisa diajak kemanapun. Jadi dulu kita pernah menjelajah semua tempat pemancingan ikan bandeng yang ada di Kalang anyar. Dari mulai yang terdekat sampai yang paling ujung berdekatan dengan laut. Akhirnya bapak memutuskan untuk selalu memancing di kolam pancing Sumber Rezeki, selain mungkin karena tempatnya yang paling dekat, juga karena fasilitasnya yang semakin lengkap.

Dulu susah sekali untuk sholat, mushollahnya kecil dan harus gantian, namun sekarang mushollanya cukup luas, kamar mandi bersih dan airnya segar. Sudah ada gazebo untuk berteduh, kayu-kayu kecil untuk duduk sambil memancing.

Pengelola juga sudah menyediakan alat Pancing, pakan ikan, rangkaian, pengambang. Jadi tidak perlu khawatir bila perlengkapan memancing kurang lengkap, karena di sini sangat mudah untuk menyewa atau membeli kebutuhan memancing. 

 

Waktu memancing

Bukan akhir pekan

Kami biasanya datang pada hari biasa (Senin-Jumat) bukan pada hari Libur. Karena jika hari libur, tempatnya akan sangat ramai, masalahnya kemungkinan kail pancing akan saling terkait dengan tetangga sebelah akan sangat besar. Jadi memancing tidak lagi asyik.

Tempatnya jadi sepi artinya kita bisa mencari posisi di mana pun sesuka kita, lebih nyaman dan leluasa untuk memancing. Sangat cocok bagi yang menyukai memancing dalam ketenangan.

Di Akhir pekan

Jika di akhir pekan akan banyak penjual minuman keliling, restauranya juga buka, jadi kita bisa sekaligus makan-makan setelah memancing. Di sediakan juga tempat membakar ikan hasil tangkapan kita plus sambel pencitnya. Jangan lupakan kesegarannya ya.

Pagi hari

Yang pasti kami sekeluarga selalu berangkat memancing pada pagi hari, bahkan pemiliknya masih belum datang sekitar pukul enam kami sampai di sana. Suasanya tenang dan adem. Lebih mudah menangkap ikan karena tidak kompetitor lain. Hanya ada kami sekeluarga, seresa menyewa seisi kolam hahaha. Pada pukul 9 mulai banyak orang, semakin siang semakin susah mendapatkan ikan Bandeng.


 

Hal yang perlu dipersiapkan ketikan memancing

Memancing juga butuh persiapan, selain jiwa dan raga, berikut adalah barang-barang yang wajib dibawa ketika memancing:

Sun screen itu barang wajib ya, karena memancing menghadap kolam, sangat panas ditambah cuaca Sidoarjo yang selalu panas.

Ya jangan lupakan alat pancingnya juga dong, bawa yang lengkap pastikan pancingnya bisa digunakan. Jaring tempat meletakkan ikan. Kain atau lap untuk melepaskan ikan dari pengaitnya.

Membeli umpan atau pakan ikan yang  bisa dibeli di penjaga kolam ya, cukup 5 ribu aja. Nah biasanya bapakku mencampurnya dengan framboze katanya biar bisa dapat ikan lebih cepat. Hahaha percaya atau tidak tapi bapak sering sekali mendapat ikan, ia cukup jago memancing.

 

Tantangan memancing

Apa memancing adalah kegiatan yang menyenangkan? Mungkin beberapa orang tidak suka memancing. Namun aku cukup menikmatinya, kegiatan ini bisa saja menjadi hal yang menyenangkan untuk dilakukan.

Memang ketika pertama kali memancing cukup merepotkan. Harus menyiapkan alat pancing, memasang pakan, melemparnya ke jarak yang cukup jauh. Dan menunggu, tidak ada yang tahu kapan ikan-ikan akan memakan umpan kita. Bisa sebentar, bisa juga sangat lama.

Menunggu bukanlah perkerjaan yang semua orang sukai, terlebih menunggu sambil fokus ke arah pengambang. Memastikan apakan umpan kita laris manis diserbu ikan atau justru sebaliknya juga bukan perkara yang mudah.

Bisa jadi ikan hanya memutari dan bermain dengan umpan kita, sehingga umpan kita habis tanpa disadari. Atau kita melewatkan momentum dimana ikan sudah menarik umpan kita, namun kita gesit dalam menarik alat pancing. Ya lolos lah ikan itu. Ketika kita salah membaca sinyal, tentunya akan kehilangan kesempatan dan harus memulai semuanya dari awal lagi. Hmmm.

Namun bila kita sudah mulai mahir, membaca momentum, menarik dan menggulung senar pancing dengan benar. Menangkap ikan cukup menantang, kita menarik, menggulung, menarik, menggulung sampai ikan semakin dekat dengan kita. Maka dari itu memancing dikategorikan sebagai olah raga.

 

Hasil pancingan

Selain adegan menarik ikan, momen yang paling menyenangkan dalam memancing adalah memasak atau makan hasil tangkapan kita. Seolah hasil jerih payah menunggu dan memancing seharian terbayar lunas. Terlebih ikan bandeng sudah dicabut durinya, kemudian dibakar, dimakan dengan nasi hangat dan sambal mangga muda. Waah nikmat mana lagi yang kamu dustakan?


 


Lokasi Memancing

Kolam Pancing Sumber Rezeki

Jl. Raya Kalanganyar, Kalanganyar Kulon, Kalanganyar, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61253

Jam buka: Setiap hari 07.00-17.30

Harga bandeng 40.000/per kilo.

Parkir 3000

 

 

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca ^^