Fafavoice, catatan Fafa

Singkatan dari TOEFL

Singkatan dari TOEFL


Hello Voicers, kali aku akan membahas TOEFL. TOEFL adalah singkatan dari Test of English as Foreign Language yang dikeluarkan oleh lembaga resmi ETS (Educational Testing Service) yang  berpusat di Princeton, Amerika. Selain membahas singkatan dari TOEFL, aku juga akan membahas segala hal tentang TOEFL termasuk TOEFL ITP online dan Lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL.

Voicers yang sedang menyiapkan beasiswa LPDP pasti sedang berusaha mendapatkan TOEFL dengan nilai maksimal. Apa sih TOEFL? Berapa nilai maksimal TOEFL? Sejenis makanan apa sih TOEFL ini? Bagaimana cara tes TOEFL? dan Apa saja Lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL?

Singkatan TOEFL 

Tes bahasa Inggris sebagai bahasa asing itulah arti singkatan dari TOEFL( Test of English as Foreign Language). Tes bahasa Inggris itu ada banyak macamnya, mulai dari IELTS, Duolinggo, PTE Akademi, dan TOEIC. 

Tentang TOEFL

Sebagai tes bahasa Inggris berstandar internasional, TOEFL menguji kemampuan voicers dalam bidang listening, reading dan grammar. 

Jumlah total keseluruhan soal adalah 140 soal yang diselesaikan dalam waktu 115 menit. Cukup menantang bagi yang belum mengenal TOEFL, tapi tetap bisa diselesaikan kok. Kuncinya adalah terus latihan, belajar dan jika perlu ikutlah kursusan terutama untuk grammar.

Fungsi TOEFL

Selain mengetahui singkatan dari TOEFL, tes ini juga memiliki banyak fungsi. Berikut beberapa fungsi dan manfaat dari TOEFL.

Persyaratan daftar beasiswa

TOEFL menjadi salah satu persyaratan untuk mendaftar beasiswa baik dalam maupun luar negeri seperti LPDP, AAS, BIB Kemenag, BPI Kemendikbud, NEXT dan Fulbright. 

Nilai minimal rentan 500-550. Voicers perlu cek lagi berapa minimal nilai TOEFL persyaratan untuk mendaftar tiap beasiswa. Karena setiap beasiswa memiliki syarat yang berbeda. 

Persyaratan Wisuda 

TOEFL menjadi salah satu persyaratan wajib sebelum menyandang gelar sarjana, terlebih di kampus kampus TOP Indonesia. TOEFL juga menjadi salah satu syarat untuk mendaftar S3. 

Persyaratan kerja

Dunia perkerjaan yang penuh persaingan menuntut para perkerjanya untuk multitasking, persaingan internasional yang tidak ada habisnya, tentunya calon karyawan yang memiliki tes TOEFL akan  memiliki kesempatan lebih tinggi dari calon lainnya. 

TOEFL asli vs prediksi

Eits, Hati-hati yang voicers jangan mudah tergiur dengan harga TOEFL yang murah atau nilai yang pasti bisa di atas 500. Aku jamin itu bukanlah TOEFL asli yang resmi dikeluarkan ETS. 

TOEFL resmi harganya berkisar 550-650K untuk sekali tes. Dan tentu saja nilai yang kita dapat berdasarkan jumlah benar dan hasil usaha kita sendiri. So, untuk beasiswa, jangan coba-coba. 

Jika voicers, masih tetep kekeh menggunakan TOEFL yang tidak resmi dan sifatnya hanya prediksi. Voicers akan gagal pada tahap seleksi dokumen, karena nilai TOEFL tidak bisa dikonfirmasi di pusat. 

Ada juga TOEFL prediksi yang bersifat latihan yang fungsinya untuk mengetes atau mengetahui kemampuan dasar kita sebelum tes sesungguhnya.

Meskipun aku yakin voicers jago berbahasa Inggris. Saranku voicers jangan langsung tes TOEFL resmi ETS, tapi ukurlah kemampuan voicers dengan mengikuti tes prediksi yang gratis. Jika sudah sesuai atau bahkan melebihi target, barulah voicers mendaftar tes resmi. 

TOEFL ITP vs IBT

Tes TOEFL resmi yang diakui dan diterbitkan oleh ETS terbagi dua, TOEFL ITP dan IBT. Nah bedanya TOEFL iBT lebih next level; tingkatan soal lebih banyak dan susah, durasi 4 jam 30 menit dan tentu saja lebih mahal sekitar 3 jutaan. TOEFL iBT levelnya setara dengan IELTS.

Sedangkan TOEFL pada umumnya disebut TOEFL ITP kepanjangan dari (Institusional Testing Program). Jadi TOEFL ITP lebih umum dan banyak berkerja sama dengan institusi di Indonesia. Pastikan saja lembaga itu resmi berkerja sama dengan ETS dan hasil TOEFLnya resmi bisa dicek keasliannya.

TOEFL ITP online vs offline

TOEFL ITP ini bisa dikerjakan dengan cara mau online/internet ataupun offline/paper based test. Keduanya sama-sama resmi dan diakui oleh ETS ataupun lembaga internasional lainnya.

Lembaga Resmi Penyelenggara tes TOEFL

Cara daftar dan mengecek jadwalnya lewat situs https://www.iief.or.id/toefl-itp-test-schedule, silahkan pilih domisili terdekat dan hubungi nomernya yang tertera. bookinglan jauh-jauh hari, karena bisa saja jadwal tes sudah penuh. Nah, bedanya dari kedua tes berikut akan dibahas:

TOEFL ITP Online

seperti namanya, kita mengerjakan test TOEFL secara online, dengan duduk manis di rumah dan cukup bermodalkan laptop plus jaringan internet yang stabil. Bukan bearti kita bisa mencotek loh yaa! Ketika mengerjakan test, kita harus menjalankan aplikasi zoom dan on camera. Penjaga  tes akan memantau gerak gerik kita, jika terindikasi curang, maka kita akan langsung didiskualifikasi dan terancam di black list. 

Ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi ketika mengerjakan TOEFL online. Mengerjakan dan menginstal secure exam browser, menggunakan headset berkabel, tidak ada suara lain, ditempat tertutup dan tidak siapapun kecuali kita di ruangan tersebut.

Kelebihannya kita bisa mengetahui nilai (unofficial score) kita segera, setelah tes berakhir dan lebih santai ya karena dikerjakan di rumah. Official score dan sertifikat tetap kita dapatkan setelah dua minngu ya.

TOEFL ITP Offline

Jadi kita harus mendaftar ke institusi dan mengerjakan test on the spot. Bentuk dan bobot soal antara online dan ofline ini sama dan tidak ada bedanya. Hanya cara pengerjaan saja yang berbeda antara online dan offline.

Begitulah penjelasan singkatan dari TOEFL, fungsi, pembagian tes TOEFL ITP dan lembaga resmi pengelenggara tes TOEFL. Bagaimana voicers? apakah sudah siap tes TOEFL? Silahkan tinggalkan jejak komentar ya.






3 comments

Terima kasih sudah membaca ^^
  1. buanyaaakk banget ya jenis tesnya. tinggal pilih mana yang paling dibutuhkan ya kak :)

    ReplyDelete
  2. Tulisannya mengingatkanku pada beberapa waktu yang lampau memperjuangkan LPDP ini mbak hiks. Meski tentu saja belum lolos. Btw, TOEFL ini memang salah satu tes yang bikin panas adem. Panasnya pas listening hehe. Makasih banyak mbak sharingnya. Jadi makin tau. Semoga bisa kapan2 tes lagi dan lolos beasiswa S2 hehe.

    ReplyDelete
  3. pengen test TOEFL tapi masi intermediate 1😁

    ReplyDelete